Wednesday, December 9, 2009

[TDJarkom2009][Sesi10][0906503736-Abd. Aziz Bouty] Fleck02,Parikh05

[category TDJarkom2009]
[title Abd. Aziz Bouty (0906503736) - Fleck02,Parikh05]

Comment Paper

Ubiquitous Systems in Interactive Museums

Margaret Fleck, Marcos Frid, Tim Kindberg, Eamonn O'Brien-Strain,

Rakhi Rajani and Mirjana Spasojevic.

Hewlett-Packard Laboratories

 

Paper ini dibuat berdasarkan pengalaman Margaret Fleck dan kawan-kawan dari Hewlett-Packard Laboratories dalam merancang, mengimplementasikan dan menggunakan aplikasi yang interaktif untuk meningkatkan kunjungan ke museum. Studi yang dilakukan memfokuskan perhatian pada nomaden perangkat komputasi berupa aplikasi yang meningkatkan interaksi pengguna secara fisik dengan fungsi yang cukup sederhana dan menjadikannya sangat transparan.

Isu yang ada dalam paper ini masih tentang menciptakan perangkat yang lebih murah, portable, dan memiliki konten multimedia. Beberapa proyek telah mengembangkan prototipe atau commercial systems untuk museum augmentation atau berupa navigasi dengan menggunakan handheld melalui teknologi wireless. Dengan menggunakan perangkat teknologi seperti PDA atau pager, museum telah menyediakan sarana untuk dapat berkomunikasi dengan para pengunjung dengan cara yang lebih khusus.

Salah satu museum yang menjadi contoh penggunaan teknologi ini adalah Museum of Modern Art San Francisco. Museum ini menggunakan konten PDA yang statis dan lokal, termasuk juga menyediakan klip video berdurasi pendek dari beberapa orang (artis) yang  menjelaskan pekerjaan mereka.   Dengan hal ini diharapkan pengunjung dapat memberikan perspektif yang berbeda-beda tentang pelaksanaan suatu pameran.

Adapun perangkat portable ini juga dapat secara efektif menyampaikan informasi kepada para pengunjung yang berada diluar lokasi. Penerapan sistem ini kedalam museum menurut Margaret Fleck dan kawan-kawan sangat baik untuk mencoba suatu ubiquitous systems. Yang paling penting adalah mengenai pertimbangan desain dari perangkat tersebut, dimana para pengguna beralih dari yang secara virtual dengan interaksi secara fisik. 

 

Comment Paper

Using Mobile Phones for Secure, Distributed Document Processing

in the Developing World

Tapan S. Parikh 

University of Washington

 

Isu awal dalam paper ini adalah suatu hal yang membedakan antara orang-orang yang menggunakan perangkat-perangkat digital yang moderen untuk mengakses layanan informasi baik untuk tujuan personal maupun profesional dengan orang-orang yang tidak menggunakannya. Hal inilah yang telah melahirkan gagasan yang optimis bahwa jika orang-orang yang berada di pedesaan dapat juga mengadopsi layanan informasi dan teknologi secara berkelanjutan, maka mereka dapat mencapai berbagai macam tujuan pembangunan.

Masalah yang mendasar adalah bahwa untuk memperkenalkan suatu komputasi kedalam bentuk fisik, kebanyakan terdapat orang-orang awam yang tidak dapat ataupun tidak mau menggunakan perangkat atau teknologi tersebut, malah kecenderungan  mereka lebih suka menghabiskan waktu di depan komputer saja.

Oleh karena itu, dalam paper ini diperkenalkan Smart Phone, yang merupakan sebuah perangkat alternatif dalam menyajikan informasi. Dengan fasilitas komunikasi yang telah tersedia segera menawarkan utilitas bagi semua pengguna, baik diperkotaan maupun dipedesaan.

Apa yang menjadi pengembangan sebagaimana yang dibahas dalam paper ini adalah berupa sebuah arsitektur layanan informasi yang menggunakan Smart Phone yang dilengkapi dengan kamera digital untuk memproses perbesaran dokumen. CAM, merupakan istilah yang diberikan karena handphone berkamera memainkan peranan penting pada interface pengguna.



No comments:

Post a Comment