Tuesday, December 8, 2009

[TDJarkom2009][Sesi10][0906503856-Revaldo Ilfestra Metzi Zen] Hansen06, Storz06

[category TDJarkom2009]
[title Revaldo Ilfestra Metzi Zen(0906503856) - Hansen06, Storz06]

Moving Out of the Lab: Deploying Pervasive Technologies in a Hospital [Hansen06]

Paper ini membahas bagaimana mengembangkan sebuah sistem yang pervasive pada sebuah rumah sakit dan pertanyaan-pertanyaan apa saja yang muncul dari pengembangan tersebut. Diharapkan dari penelitian ini para penelit-peneliti yang lain dapat mengembangkan sebuah sistem yang pervasive pada kehidupan nyata. Hal-hal yang berhubungan dengan pervasive adalah location tracking, context awareness, large interactive display dan mobile phone. Penulis membagi pertanyaan-pertanyaan yang muncul ke dalam tiga kategori besar yaitu hardware, software dan user settings. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul pada hardware adalah bagaimana cost dari hardware, keamanan hardware tersebut, dan bagaimana power dan ukuran mempengaruhi hardware tersebut dan bagaimana hardware tersebut tersambung pada network. Sementara pada software adalah bagaimana mendeploy software tersebut kedalam hardware, apakah software tersebut butuh update, jika terjadi error pada sistem bagaimana mengatasinya, kemudian bagaimana performa sistem tersebut apakah baik atau tidak karena pada rumah sakit merupakan real time system dan pertanyaan-pertanyaan lain yang berhubungan pada software. Untuk User settings, adalah apakah software yang digunakan user friendly, bagaimana menjaga data-data pribadi dari si user, kemudian siapakah yang memegang kendali sistem utama.

Masalah-masalah ini akan muncul dalam mengembangkan sebuah ubiquitous dan pervasive computing system, sehingga diharapkan peneliti-peneliti yang akan datang dapat menyelesaikan masalah-masalah yang muncul tersebut. akan banyak teknologi-teknologi yang dikembangkan untuk menunjang adanya sistem yang canggih tersebut. Saya lebih concern terhadap masalah privacy, karena hal tersebut adalah hal yang penting, dibutuhkan cara yang tepat untuk membagi antara data pribadi dan data yang untuk umum, dan diperlukan sebuah sistem pengaman yang menjaga data-data pribadi dengan baik.

Public Ubiquitous Computing Systems: Lessons from the e-Campus Display Deployments [Storz06]

Paper ini membahas pelajaran yang dapat diambil dari mengembangkan suatu ubiquitous system pada suatu environment tertentu. Penulis paper ini mencoba kepada 3 tempat yaitu pada WMCSA 2004 conference, Brewery Arts Centre exhibition, dan The Underpass, yaitu sebuah stasiun bis di bawah tanah kampus. Di masing-masing tempat tersebut penulis memasangkan beberapa display yang menampilkan informasi-informasi yang berkaitan dengan keadaan di tempat tersebut, seperti jika di underpass akan ditampilkan mengenai jadwal bus yang berangkat dan pergi. Pemasangan display di ketiga tempat tersebut telah memberikan penulis tiga belas pelajaran penting dalam memasangkan sebuah ubiquitous display. Tiga belas pelajaran penting itu adalah:

  1. Pemasangan Display itu mahal
  2. Keadaan lingkungan dapat menjadi tantangan yang sulit
  3. Setelah memasang timbul masalah perawatan
  4.  Ikuti aturan yang ada
  5.  Melihat apa yang publik lihat
  6.  Membangun white box bukan black box
  7.  Konten adalah raja
  8. Konten itu mahal
  9.  Bagaimana memanage konten tersebut
  10. Mendefinisikan bagaimana pengalaman user
  11. Menyediakan transaksi
  12. Mengatur ekspektasi user
  13. Menyiapakan diri kita, team kita dan penelitian ini untuk diketahui oleh publik

Itulah 13 pelajaran yang dapat diambil dari pemasangan display di Lancaster City, Inggris. Menurut saya, jika hal tersebut diterapkan di Indonesia ada satu pelajaran lagi yang dapat diambil, yaitu bagaimana mengamankan display-display yang berkaitan tersebut supaya tidak dicuri oleh orang tidak bertanggung jawab, karena pemasangan display itu mahal dan mungkin saja diletakkan di tempat-tempat umum, sehingga orang mudah mengambilnya.

No comments:

Post a Comment