Monday, December 7, 2009

[TDJarkom2009][Sesi9][0906503862 - Adi Wibowo] Gemperle98, Fishkin02

[category TDJarkom2009]

[title Adi Wibowo (0906503862) - Gemperle98, Fishkin02]


[Gemperle98 

 Suatu teknologi dikatakan Ubiquitous Computing jika dari pengguna telah tidak merasakan kehadiran dari teknologi tersebut yang sesungguhanya teknologi tersebut membantu pengguna untuk melakukan aktifitas sehari-hari. Salah satu cara agar pengguna dapat lebih nyaman dan merasa tidak kerepotan adalah dengan cara menerapkan teknologi tersebut pada perlengkapan sehari-hari, seperti jam, sepatu, topi, kaca mata dan lain-lain. pada paper ini membahas tentang membuat antarmuka pemakai dengan sesuai yang dikenakan yaitu Wearabililty Device. Keunggulan paper ini adalah didalamnya dijelaskan desaian-desaian yang diupayakan dapat memberikan kenyamanaan pengguna, seperti dampak panas dari perlengkapan, sensor-sensor yang digunakan, kelenuran atau dinamika dari Wearability Device tersebut. Dari isu-isu tersebut dalam paper dijelaskann dicoba diterapkan sebaik mungkin.

Akan tetapi terdapat kekurangan dari paper ini adalah kurangnya naturalisme dari Wearability Device tersebut. seperti gambar yang diperlihatkan , desain dari device belum menyerupai dari perlengkapan sehari-hari dari pengguna, seperti baju, kaus dalam dan lain-lain. sehingga masih terlihat aneh jika dikenakan. selain itu dalam desian dari perangkat tidak melibatkan desainer baju atau pakaian. karena jika melibatkan ahli tata busana, pastilah desain dari alat tersebut lebih natural dan dapat diterima pengguna lebih baik.

Dari paper-paper lain yang berkaitan terlihat pengembangan Wearability Device dikembangkan untuk penggunaan medis, game dan persejataan.


[Fishkin02]

Seperti pada paper Gemperle98, yang mencoba desain Wearability Device yang dicoba didesain senyaman mungkin bagi pengguna dan memiliki sensor yang cukup.  Maka dalam paper ini dicoba dijelaskan bagaimana sebuah sistem Weaability dapat dimungkinkan menambah sebuah peralatan baru kedalam sistem tersebut, seperti mengkomunikasikan dengan PDA, jam tangan dan lain-lain secara wireless. Sehingga dapt dilakukan sincronasi dengan wearablility Device pengguna. Kelebihan dari paper ini adalah dijelaskan secara terperinci dan dengan studi kasus yang jelas dari penggunaan Personal Area Network untuk menambahakan perangkat dalam Wearability Device yang dikenakan. Sehingga pembaca dapat secara jelas memahami konsep dan ide dari penulis. Selain itu dari penggunaan PAN juga ditambahakan secenario-secenario yang baik. Penulis juga berkosentrasi menyoroti twoý TiltType sehingga paper ini lebih dalam dalam pembahasan hal tersebut.

Kelemahan paper ini adalah kurang diperlihatkan wearability Device yang digunakan, misalkan dalam bentuk baju, rompi atau perlengkapan lain. Karena pada paper Gemperle yang dikembangkan tahun 98 sudah memperlihatkan Wearaability Devicenya, sehingga dapat lebih menarik dan meningkatkan pemahaman pembaca. 

Adi Wibowo


No comments:

Post a Comment