Sunday, December 6, 2009

[TDJarkom2009][Sesi9][0906593435-Ananda Budi Prasetya] Gemperle98, Fishkin02

[category TDJarkom2009]
[title Ananda Budi Prasetya (0906593435) - gemperle98,fishkin02]

Design for Wearability  by Francine Gemperle

Paper ini membahas mengenai desain wearability. Perkembangan teknologi wireless saat ini mendorong berbagai riset mengenai bagaimana cara untuk membuat desain yang baik untuk wearable device, sesuai dengan gerakan manusia yang dinamis dan tidak mengganggu pergerakan manusia tersebut. Wearability adalah interaksi antara badan manusia dengan object / deviceyang wearable tersebut. Hasil dari riset ini adalah design guidelines dalam membuat / mendesain wearable device tersebut.

Dari beberapa guidelines yang dihasilkan, ada beberapa poin pada guidelines tersebut yang menjadi isu yang menurut saya cukup penting untuk dilakukan:

Long Term Use

Penggunaan dalam jangka waktu yang cukup lama adalah salah satu isu pada guidelines yang perlu kita perhatikan lebih dalam. Efeknya dalam penggunaan wearable device tersebut terhadap kesehatan manusia harus dipikirkan. Beberapa efek tersebut:
  • Thermal
Wearable device yang digunakan terlalu lama akan dapat menghasilkan panas yang dapat mengganggu kesehatan pengguna. Panas yang berlebihan akan dapat merusak jaringan kulit dari manusia tersebut, seperti terbakar, iritasi kulit dan sebagainya. Banyak perusahaan yang membuat portable device khususnya wearable device yang memberikan solusi dengan membungkus device tersebut dengan bahan yang aman bagi kulit manusia dan mampu meredam panas yang keluar dari device tersebut. Akan tetapi, panas yang terhambat dalam suatu rangkaian elektronik akan memperpendek umur dari device tersebut.
  • Radio Frequency
Wearable device yang terhubung dengan jaringan dan bersifat wireless pasti akan menggunakan radio frequencysebagai media transfer datanya. Dengan menggunakan wearable device tersebut dalam jangka waktu yang lama, kita harus memikirkan efek sampingnya terhadap kesehatan manusia. Contoh sederhananya adalah sinyal handphone, yang dikatakan apabila kita menggunakannya terlalu lama maka gelombang radio yang dihasilkannya dapat merusak kesehatan dari manusia dan dapat menyebabkan kanker. Bayangkan jika wearabke device yang digunakan menggunakan frekuensi radio untuk alat komunikasi ?

Salah satu solusi yang saat ini digunakan adalah dengan menggunakan ISM (Industrial, Scientificm and Medicalradio bands, dimana alat komunikasi tidak menggunakan frekuensi ini, dan jauh lebih aman untuk digunakan, karena beberapa alat medis yang sifatnya wireless menggunakan frekuensi ISM ini.

Untuk isu lain seperti SizingWeight dan Aestethics, saat ini sudah terpenuhi sesuai dengan perkembangan jaman, dimana saat ini teknologi berusaha mengeluarkan computing device yang terkecil, misalkan prosesor yang saat ini sudah mencapai teknologi mikro yang memungkinkan beberapa perusahaan menciptakan device yang lebih kecil daripada sebelumnya. Untuk aestheticssaat ini berbagai perusahaan seperti Microsoft, Apple, Sony, dan yang lainnya berusaha menciptakan berbagai portable deviceyang sangat nyaman digunakan oleh manusia dan user-friendly. Contohnya seperti Apple, yang memiliki tim desain produk, mereka mendatangkan para ahli sistem interaksi untuk membuat interface yang senyaman mungkin dalam sistem operasi yang akan digunakan pada portable device mereka, diantaranya kemudahan dalam pengoperasiannya, gerakan layar yang sesuai dengan keinginan manusia, dan masih banyak hal lainnya. 

Wireless User Interface Components for Personal Area Networks by Kenneth P. Fishkin

Paper ini membahas mengenai wearable device yang menggunakan Wireless Personal Area Network sebagai media jaringannya. Ketika sebuah wearable system terhubung dengan kabel, jumlah komponen yang saling terhubung menjadi terbatas, oleh karean itu munculnya Wireless Personal Area Network (WPAN), dimana keterhubungan antara komponen tidak terbatas. Keuntungan dari wireless wearable system yang di nyatakan pada paper ini adalah 
  • Size & Location
  • Ukuran komponen wearable system yang kecil memungkinkan jumlah komponen tersebut bertambah, dan lokasi dari komponen tersebut dapat diletakkan dimana saja
  • Customization
  • Komponen wearable system dapat di kustomisasi sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
  • Consolidation
  • Komponen wearable system dapat digunakan bersama oleh beberapa aplikasi.
  • Kinesthetics
  • Pengguna lebih suka menggunakan wireless device daripada menggunakan device yang terhubung dengan kabel, karena dapat membatasi pergerakan mereka.
  • Unobtrusiveness
  • Membuat komponen lebih kecil, bersifat wireless, dan tidak membuat manusia tersebut kelihatan menggunakan suatudevice, misalkan jam tangan yang dijadikan mini computer, sehingga tidak menarik perhatian orang lain.
  • Multiplicity
  • Bisa memiliki banyak komponen dan antar komponen tersebut secara serentak akan berinteraksi, tidak seperti wired devices
  • Transferability
  • Maksudnya transferability ini adalah komponen tersebut dapat dengan mudah dipindah tangankan, misalkan suatu wearable system yang diterapkan pada jam tangan, karena device ini menggunakan baterai dan koneksi wireless, kita dapat dengan mudah memberikan device tersebut kepada orang lain.
Kerugian dari penggunaan WPAN karena diterapkan pada wearable system yang berukuran kecil, power yang kecil. Wearable system pasti menggunakan sumber daya tenaga dari baterai, dimana pasti wireless transfer pasti akan lebih kecil, karena untuk transfer antar wireless device membutuhkan energi yang besar. Selain masalah tersebut, jika dua komponen WPAN saling berdekatan terjadi suatu kebingungan apakah kedua komponen tersebut ada di dalam PAN yang sama, berbeda dengan wired yang kalau sudah terhubung antar kedua komponen tersebut pasti berada di dalam satu PAN. Masalah lainnya adalah data rate diturunkan, karena seperti alasan diatas data rate yang tinggi dapat memboroskan baterai.

Paper ini dibuat pada tahun 2002, saat ini saya tidak terlalu mengetahui apakah prinsip ini masih dijalankan atau tidak, akan tetapi saat ini menurut saya banyak orang yang tidak menggunakan WPAN pada portable devices ataupun wearable deviceyang mereka gunakan. Saat ini (2009) kebanyak perusahaan membuat suatu portable device yang jauh lebih powerful daripada menciptakan wearable device. Keterhubungan antara portable device tersebut menggunakan wireless yang terkoneksi dengan internet. P

Poin consolidation yang disebutkan sebagai salah satu keuntungan wearable device dan memberikan contoh dua device yang saling berbagai address book misalkan telepon dan pagersaat ini sudah dapat diatasi dengan koneksi internet, kita hanya tinggal membuat akun di salah satu aplikasi penyimpanan seperti Google Address Book untuk menyimpan contact kita, dan kita dapat menggunakan contact yang terdapat pada aplikasi tersebut pada portable device yang manapun kita gunakan asalkan kita memiliki akun terhadap aplikasi address book tersebut sebagai penanda bahwa kitalah pemilik data tersebut. Jadi apakahWPAN tersebut saat ini masih akan digunakan ? karena dengan adanya teknologi internet seperti sekarang ini, terutama munculnya konsep cloud computing, saya kira wearable device yang akan dibuat atau dieksperimenkan akan menggunakan wireless yang terhubung dengan internet untuk saling berkomunikasi dan melakukan hal-hal lain seperti yang dikatakan pada paper tersebut tanpa harus menggunakan WPAN lagi.




--
Ananda Budi Prasetya
0906593435
Faculty of Computer Science University of Indonesia
phone: +62813-155-85791
e-mail:ananda.budi.p[at]gmail.com

No comments:

Post a Comment