Sunday, December 6, 2009

[TDJarkom2009][Sesi9][ 906593302-Ivan Nur Amanda] Grimm04, Balan07

[category TDJarkom2009]
[title Ivan Nur Amanda(906593302) - Grimm04, Balan07]


Grimm04

Pada paper berjudul  One.world :Experiences with a Pervasive Computing Architecture ini membahas tentang suatu arsitektur system baru yang menyediakan bantuan bagi pengembang untuk membangun dan menyebarkan suatu aplikasi yang dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya.. Pengembangan system ini ditujukan dalam peneitian suatu pervasive computing yang bisa mengakses informasi dimana saja dan kapansaja.

Sesuai dengan lingkup pervasive computing yang yang context awareness hal pertama system harus bisa menjembatani ketika seorang user(manusia) ketika dia berada di dunia nyata hingga masuk ke lingkungan yang pervasive dengan menggunakan decice aplikasi. Bagaimana suatu system ini bisa dengan segera mengetahui apa yang diinginkan oleh user tersebut?dan user tanpa sadar jika device tersebut telah menyatu dengan pervasive yang ada dilingkungan dia berada.

Pada paper ini system one.world menggunakan 4 layanan dalam arsitekturnya. Diantaranya virtual machine.tuples, asychoronous events, dan lingkugnan. Salah satu yang menarik dari layanan ini menurut saya adalah penggunaan code-code pada suatu virtual machine  dengan menggunakan Java Virtual Machine. Kita tahu dalam suatu lingkungan pervasive computing tidak bisa diprediksi kemungkinan dari semua device bahwa aplikasi mereka semua sedang jalan, jadi dengan menggunakan JVM ini memastikan bahwa aplikasi dan device tidak dapat dipisahkan. Namun dalam hal ini adalah dalam implementasi dengan menggunakan java ini adalah dengan digunakan suatu public class untuk Java class. Selain itu dalam pengaksesan datanya dimana bagaimana data tersebut dapat diakses dengan menggunakan data centric untuk model datanya.

Dalam one.world ini salah satu penerapannya adalah dengan menemukan lokasi dari suatu resources. disini ada kekurangannya yaitu bagaimana jika resource yang dicari tidak ditemukan maka aplikasi tidak bisa mengadaptasi dengan parubahan dari konteks dari lingkungan tersebut.

Meski dalam penulisan penjelasan paper ini sudah bagus. Namun dalam paper ini menurut saya ada yang kurang dalam penyampaian suatu hasil eksperimennya. Bagaimana hasil yang disajikan hanya dalam bentuk kalimat. Tidak ada gambar suatu dari uji coba tersebut, msialnya grafik yang menunjukkan hasil dari ujicoba one.world ini.

 

 Balan07

Pada paper Simplifying Cyber Foraging for Mobile Devices ini membahas Cyber foraging  tentang remote device yang digunakan pada server computer pada suatu mobile device. dalam device menjalankan suatu aplikasi untuk mengontrol ekeskusi suatu masalah yang sangat penting.Dalam paper ini dideskripsikan solusi bagaimana mengkombinasikan suatu cyber foraging dengan adaptasi suatu  runtime dari suatu system.

Selama ini aplikasi dengan teknologi yang tinggi bagi pengguna yang mobile adalah sangat membutuhkan suatu energy yang sangat besar. Dalam hal hardware peningkatan ukuran, berat dan lama dari suatu baterai menjadi prioritas daripada meningkatkan power dari computer tersebut. Jadi dalam hal ini bagaimana device dari mobile device bisa mempunyai waktu yang lebih lama dalam pengoperasiannya. Karena sekarang ini device mobile adalah yang sering dipakai oleh manusia dalam kehiduan sehari-harinya. Dikarenakan penggunaaan yang sangat sering seperti handphone tentu bisa sangat menghabiskan energy yang ada.

Dalam paper ini cyber foraging dibagi menjadi 3 tahapan.

  • Bagaimana suatu mobile device harus menemukan server computer.

Disini menurut saya dimana suatu device selain harus aware terhadap lingkungannya. Juga bagaimana device tersebut terkonek ke server sehingga bisa memenuhi kebutuhan dari pengguna.

  • Bagaimana device tersebut menaruh kepercayaan ke server

Disini setelah device teresbut menemukan serevr bagaiman device tersebut percaya pada server tersebut dalam koneksi dalam lingkungan tersebut.

  • Bagaimana membagi aplikasi antara local dan pengontoralan aplikasi.

Bagaimana device tersebut menjalankan aplikasi ini sesuai dengan kebututhan dari penggunanya.

Bagaimana suatu implementasi dari pemodifikasian ini bisa berhasil adalah dengan bagaimana sebenarnya suatu lingkungan mobile, komponen kode dalam suatu aplikasi pada mobile device pengguna dan semua komponen dalam server.

Telah dijelaskan pada paper-paper sebelumnya. Jadi sebenarnya mobile computing adalah suatu langkah awal dari keinginan terciptanya suatu lingkungan pervasive computing. Dikarenakan mobile computing sekarang ini penggunaaannya memerlukan suatu energy yang sangat besar, maka dibutuhkan cara bagaimana penggunaan energy bisa digunakan sehemat mungkin. Menurut saya semua ini kembali kepada penggunanya sendiri. Bagaimana mereka bisa menghemat penggunaan energy secara efisien dan seefektif mungkin.



Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang!

No comments:

Post a Comment