Monday, November 16, 2009

[TDJarkom2009][Sesi2][ 906503774-Husmin Fajrin Hulinggi] Lopes03, Bhagwat96

[category TDJarkom2009]
[title Husmin Fajrin Hulinggi(906503774) - Lopes03, Bhagwat96]
 
kehadiran teknologi mobile computing telah merubah gaya hidup manusia, bukan hanya itu saja,
dari sisi teknologi, terutama di dunia IT, banyak yang harus berubah karena kehadiran teknologi ini.
Pravin Bhagwat, Charles Perkins, dan Satish Tripathi dalam paper yang berjudul Network Layer Mobility: An Architecture and Survey,
menggambarkan bagaimana teknologi jaringan yang ada pada saat itu belum bisa mengatasi
karakteristik dari teknolgi mobile computing yang dapat berpindah-pindah. hal ini dikarenakan teknologi jaringan
saat itu didesain dengan asumsi bahwa semua end systems adalah stationary, dengan kata lain tidak bergerak.
ada dua pendekatan yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan keterbatasan jaringan saat itu, yaitu dengan
mendesain kembali teknologi jaringan yang ada agar dapat mendukung teknologi mobile computing 
atau dengan menyediakan service tambahan pada network layer sehingga end system yang berpindah-pindah
masih bisa dilayani oleh jaringan. jika dilihat dari sisi penelitian, pendekatan yang pertama sangatlah menarik,
namun hal ini memerlukan perubahan yang cukup radikal jika dilakukan. oleh karena itu di paper ini yang akan
digunakan adalah pendekatan yang kedua.
arsitektur jaringan yang ditawarkan untuk menyelesaikan masalah mobility di paper ini, menggunakan
tiga entitas dasar, yaitu address translation agent, forwarding agent, dan location directory.
saat ini kebutuhan untuk akan teknologi mobile computing terus berkembang, memaksa para ilmuwan untuk
terus mengembangkan teknologi ini, begitu pula dengan arsitektur jaringan yang ada harus bisa menyesuaikan
diri dengan mengikuti evolusi dari mobile computing.
 
===========================================================================================
 
audio networking bukanlah hal baru di dalam dunia komunikasi digital, hanya saja sistem komputer yang ada 
membutuhkan jaringan yang berjarak jauh dan juga komunikasi yang high-bit-rate. umumnya audio networking
digunakan sebagai koneksi melalui jaringan telepon, komunikasi di bawah air, dan sebagainya.
di paper yang berjudul Acoustic Modems for Ubiquitous Computing, Cristian Videira Lopes dan Pedro M.Q. Aguiar
menjelaskan mengenai kegunaan dari audio networking terutama dalam mendukung berkembangnya teknologi
ubiquitous computing. beberapa kelebihan dari audio networking yang dipaparkan dapat menjadi pertimbangan
untuk menggunakan teknologi ini secara lebih meluas dari yang ada sekarang ini. selain dari kelebihan yang ada
di audio networking, kelemahan juga dipaparkan di paper ini. sayangnya dari kelemahan-kelemahan yang ada,
tidak ada penjelasan mengenain bagaimana menutupi kelemahan-kelemahan tersebut, seperti masalah kebisingan
suara dari benda lain yang dapat mengganggu dalam penerimaan suara. hal ini menyebabkan kemungkinan terjadinya
error sangatlah tinggi. begitu pula dengan masalah keamanan data yang dikirim melalui media suara, kurang mendalam di jelaskan. dengan semua kelemahan-kelemahan yang ada, maka teknologi audio networking akan terus
berkembang sehingga kelemahan-kelemahan yang ada saat ini dapat tertutupi dan penggunaannya pun semakin meluas

No comments:

Post a Comment