Wednesday, November 18, 2009

[TDJarkom2009][Sesi4][0906644505-Ricky Suryadharma] Caceres05, Surie08

[category TDJarkom2009]
[title Ricky Suryadharma (0906644505) - Caceres05, Surie08

 

Judul paper:
Reincarnating PCs with Portable SoulPads

 

Penulis paper membahas mengenai sebuah produk bernama SoulPad yang merupakan sebuah perangkat portable yang berisi perangkat-perangkat lunak lengkap (berisi setidaknya sistem operasi host, mesin virtual, sistem operasi tamu, serta dapat dilengkapi dengan berbagai aplikasi dan berkas) yang dapat dihubungkan ke berbagai perangkat keras komputer melalui USB sehingga aktivitas komputasi tetap dilakukan perangkat keras komputer (disebut EnviroPC) dengan dukungan perangkat lunak dari SoulPad. Kelebihan SoulPad dibanding perangkat serupa adalah perangkat ini mampu menyimpan status sistem saat ini, menundanya, dan menjalankan kembali nantinya saat dibutuhkan, serta penyimpanan yang dilakukan tidak pernah menyinggung tempat penyimpanan internal (misal harddisk) pada EnviroPC sehingga keamanan data cukup terjamin. Selain itu, fasilitas backup data juga telah disediakan di server sehingga menambah keunggulannya dibanding perangkat serupa.

 

Walaupun memiliki banyak kelebihan dan sangat menarik, perangkat ini masih memiliki beberapa kekurangan yang dibahas di paper maupun yang belum termasuk. Selain kekurangan seperti kompatibilitas antara instruksi dan komponen grafis di berbagai EnviroPC (yang dijadikan sebagai penelitian lanjutan), beragamnya perangkat masukan dan keluaran seperti keyboard dan mouse di berbagai EnviroPC juga bisa menjadi kekurangan SoulPad yang belum dibahas. Misalnya, orang yang sudah terbiasa dengan keyboard standar Amerika ketika berpindah tempat dan menggunakan keyboard standar Jerman atau China, pasti akan sangat kebingungan. Dengan terpaksa mungkin dia harus membawa keyboard sendiri ketika harus berpindah tempat yang jauh seperti itu. Hal seperti ini belum dibahas dan bagaimana solusinya jika dia menggunakan SoulPad. Apakah kemudian SoulPad menambah kemampuannya sehingga dapat menghasilkan tampilan keyboard virtual di bidang datar, juga tidak dibahas.

 

Jika dilihat dari segi penelitian, produk ini sangat menarik dan memiliki banyak tantangannya. Akan tetapi, jika dilihat dari segi ekonomi, seberapabutuhkah pengguna komputer akan perangkat ini? Menurut saya, jika produk ini tidak ditambah dengan kemampuan yang baru dalam waktu cepat, produk ini mungkin bisa tidak laku. Selain karena kurang sosialisasi dan iklan (bayangkan saya baru tahu produk ini dari paper(!) padahal sering membaca koran dan melihat iklan; serta di dalam papernya tertulis bahwa produk ini cukup cocok untuk negara berkembang), apakah produk ini masih bisa bersaing dengan laptop yang ukurannya sudah cukup kecil dan ringan dibawa sekarang, serta beberapa kebutuhan komputasi ekstrim (perhitungan rumit) sudah tersedia juga di server-server atau lingkungan grid-computing. Saya khawatir jika produk ini tidak laku, penelitian lanjutannya bisa jadi pupus sebelum berkembang.

 


Judul paper:
Low-Bandwidth VM Migration via Opportunistic Replay

 

Penulis paper membahas mengenai cara mengatasi masalah migrasi mesin virtual yang biasanya berukuran beberapa GB dalam jaringan ber-bandwidth kecil dengan cara opportunistic replay, yaitu suatu cara yang menggunakan catatan log pada interaksi manusia dengan komputernya melalui keyboard, mouse, atau perangkat interaksi lainnya yang kemudian dikirimkan ke perangkat tujuan yang berisi mesin virtual dan kemudian menjalankan catatan log di perangkat tujuan untuk kemudian hasilnya dikembalikan ke perangkat asal. Cara baru ini diperlukan karena memindahkan mesin virtual melalui jaringan ber-bandwidth kecil membutuhkan waktu yang sangat lama, sedangkan cara ini hanya mentransfer catatan log yang relatif kecil ukurannya dan hasil-hasil perubahan dalam waktu singkat yang ukurannya juga kecil.

 

Walaupun demikian berguna, cara ini bisa saja gagal mensimulasikan mesin virtual karena hal-hal seperti ketidaksesuaian perangkat masukan/keluaran pada komputer pengguna dengan komputer tujuan. Misalnya, monitor pada komputer pengguna mempunyai resolusi yang berbeda dengan komputer tujuan yang dapat menyebabkan pecatatan log mengenai interaksi pada titik tertentu bisa berbeda titik pada komputer lainnya. Selain itu, sebagian perangkat lunak pada komputer pengguna dengan komputer tujuan harus sama merupakan sebuah kekurangan. Jika tidak sama, interaksi pada komputer tujuan bisa jadi berbeda atau tidak direspon sama sekali. Kapasitas bandwidth dari tahun ke tahun juga semakin meningkat yang menyebabkan suatu saat migrasi mesin virtual bukan lagi suatu masalah, secara tidak langsung mempertanyakan kepopuleran cara ini.


No comments:

Post a Comment