[title Ananda Budi Prasetya (0906593435) - flinn03, satya02]
Data Staging on Untrusted Surrogates by Jason Flinn
--
Ananda Budi Prasetya
0906593435
Faculty of Computer Science University of Indonesia
phone: +62813-155-85791
e-mail:ananda.budi.p[at]gmail.com
Paper ini menjelaskan bagaimana menggunakan untrusted computers untuk memfasilitasi mobile data access. Dimana seperti yang kita ketahui saat ini perkembangan dari mobile computer sangatlah pesat. Manusia akan semakin membutuhkan suatu akses yang bersifat mobile, yang dapat diakses darimana saja dan kapan saja.
Dalam akses data secara mobile terdapat beberapa masalah / isu yang harus kita perhatikan, diantaranya:
- Storage
- Keterbatasan media penyimpanan di dalam sebuah mobile device menjadi isu yang penting, karena tidak mungkin seluruh data dapat kita simpan di dalam mobile devices tersebut.
- Battery Energy
- File system memakan energi yang sangat besar
- Network communicatio
- Storage
- File system memakan energi yang sangat besar
- Bandwidth
- Data yang cukup besar yang harus diunduh, keterbatasan bandwidth akan sangat memperlambat proses pengunduhan tersebut.
- Network latency yang cukup tinggi apabila langsung mengakses data ke server
- Storage
- Dapat menggunakan surrogate sebagai media penyimpanan kedua, digunakan sebagai L2 file cache
- Battery energy
- Menggunakan Surrogate untuk menghemat baterai
- Bandwidth
- Menggunakan surrogates untuk meng-cache data yang besar, dan kemudian dapat diakses dengan cepat dengan mobile devices
Surrogate adalah suatu mekanisme untuk melakukan cache terhadap data yang akan diakses oleh mobile devices.
Komentar
Seperti yang kita ketahui paper ini membahas mengenai mobile data access menggunakan surrogate (untrusted & unmanaged) computers untuk meng-cache data langsung dari server. Dan dengan menggunakan surrogate computers tersebut isu / problem yang berhubungan dengan mobile data access dapat dipecahkan (Storage, Battery Energy, Bandwidth).
Saya tertarik membahas dari sisi storage, dimana kita ketahui saat ini sudah ada teknologi storage SSD (Solid-State Drive) yang digunakan pada banyak mobile computers.
SSD (Solid-State Drive)
Solid-State Drive (SSD) adalah media penyimpanan data yang menggunakan Solid-State Memory untuk menyimpan data yang tetap. SSD mengemulasikan sebuah interface dari Hard Disk. SSD menggunakan SRAM atau DRAM sehingga disebut sebagai RAM-drive.
SSD tidak menggunakan bagian-bagian mekanik seperti HD pada umumnya, sehingga menimbulkan suara yang tidak ribut, akses time yang cepat, latency yang kecil, serta SSD mampu mengurangi pemborosan energi pada mobile devices.
SSD saat ini banyak diterapkan pada mobile device, sebagai media penyimpanan non-mekanik. Dengan menggunakan SSD, isu pada mobile data access seperti yang disebutkan pada paper [flinn03], dimana disebutkan untuk mengatasi masalah storage dan battery energy dengan menggunakan surrogates computer, dapat dipecahkan juga dengan menerapkan teknologi SSD pada media penyimpanan untuk mobile devices.
Dengan adanya SSD, storage pada mobile device yang dulunya sangatlah terbatas, saat ini sudah bisa memiliki storage yang bisa menyamai ukuran Hard Disk pada umumnya. Berikut adalah beberapa keuntungan dari menggunakan SSD:
- Non-Mechanical
- Karena tidak ada moving part, SSD sangat cocok diterapkan pada mobile device yang pasti akan selalu terus bergerak
- Apabila menggunakan HD biasa pada mobile device, maka kemungkinan korupsi data akan dapat terjadi
- Access Time
- Waktu akses jauh lebih cepat daripada HD, karena tidak ada delay yang diakibatkan gerakan mekanik seperti pada HD
- Latency
- Latency lebih rendah daripada menggunakan HD
- Battery Energy
- Hemat energi baterai, karena tidak ada penggunaan energi akibat perputaran piringan pada HD seperti pada umumnya
- Size of Storage
- Saat ini SSD sudah bisa mencapai 256 GB, sehingga masalah storage pada mobile device terdahulu yang sangat kecil dapat teratasi.
Saat ini beberapa Smart Phone seperti Apple iPhone™, Google Android™ sudah mencapai tahap sebagai portable computer, kemampuan komputasi yang dimilikinya sudah menyamai komputer ringan dan kecil, storage yang dimiliki nya menggunakan SSD ataupun Flash Card yang berukuran cukup besar. Untuk network bandwidth, sebagai contoh dalam kenyataan sekarang, smart phone sudah dapat mengakses halaman web secara langsung dengan mengkontak server tanpa menggunakan surrogate computer sebagai cache layaknya komputer / notebook.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
The Evolution of Coda by M. Satyanarayanan
Seperti yang kita ketahui, CODA adalah distributed filesystem atau bisa disebut sebagai advanced network filesystem yang dapat digunakan untuk mobile data access. Paper ini menjelaskan mengenai perkembangan dari CODA filesystem. CODA memberikan dukungan weakly connected operation dan disconnected operation, dan memberikan kesempatan kepada pengguna agar dapat mengupdate file yang terdapat disebuah server walaupun koneksi jaringan lemah (weakly connected) ataupun terputus (diconnected).
Paper ini menjelaskan perkembangan dari CODA, mekanisme - mekanisme yang dilakukan dalamserver replication, disconnected operation, weakly connectivity, isolation-only transaction, translucent caching, sampai dengan mekanisme dalam mengeksploitasi penggunaan surrogate computers.
Komentar
Isu dalam CODA yang dihadapi saat ini adalah dalam proses penyimpanan ataupun mengupdate data. Kita harus memikirkan kondisi jaringan, seperti lemahnya jaringan ataupun terputusnya jaringan secara seketika, yang dapat menyebabkan data kita korup dan tidak dapat digunakan kembali. Server CODA harus bisa mendeteksi mana data yang valid mana data yang tidak valid untuk menyimpan atau mengupdate data tersebut.
Mungkin sebagai contoh, pada saat kita menggunakan salah perangkat lunak untuk berkolaborasi antara banyak user, dimana data tersimpan terpusat di CODA filesystem melalui jaringan, saat jaringan terputus di salah satu user, ada kemungkinan data yang dimasukkan user lain akan saling timpa dengan data yang akan dimasukkan oleh user yang terputus tersebut. Sehingga server harus bisa memvalidasi data mana yang valid.
--
Ananda Budi Prasetya
0906593435
Faculty of Computer Science University of Indonesia
phone: +62813-155-85791
e-mail:ananda.budi.p[at]gmail.com
No comments:
Post a Comment