Tuesday, November 17, 2009

[TDJarkom2009][Sesi4][906503780-I Gusti Agung Gede Arya Kadyanan]Muthitacharoen01,Lee02b

[category TDJarkom2009]

[title I Gusti Agung Gede Arya Kadyanan(906503780) – Muthitacharoen01, Lee02b]


Comment[Muthitacharoen01]:

Berikut adalah beberapa hal yang dirasa perlu untuk diperhatikan berkaitan dengan paper "A Low-bandwidth Network File System"  dapat dijelaskan sebagai berikut:

1.      Mungkin mekanisme yang ditawarkan pada paper ini dapat diimplementasikan pada proses video streaming karena dalam video streaming sangat diperlukan konsistensi dalam hal connectivitas. Sehingga pada situasi weak connectivity proses video streaming masih dapat berjalan.

2.      Untuk bisa lebih menyempurnakan feature pada LBFS ini, maka akan lebih baik lagi apabila LBFS ini dapat mengadopsi mekanisme yang terdapat didalam CODA file system yaitu disconnected operation. Sehingga pada beberapa proses akan masih dapat terus berjalan walaupun koneksi internet sudah terputus.

3.      Untuk caching dapat disediakan disisi client dengan ketentuan dan kapasitas yang relevan dengan kebutuhan penyimpanan file saat ini.

4.      Untuk dapat lebih meningkatkan ukuran bandwidth yang tersedia, dapat dilakukan dengan melakukan mekanisme kompresi data se-efisien mungkin dengan mengadopsi algoritma kompresi yang handal tentunya seperti 7Zip atau zharpZipLib.

5.      Tidak diberikan rincian tentang efektifitas LBFS pada beberapa ukuran bandwidth tertentu. Sehingga kita tidak bisa tahu LBFS ini masih dapat berfungsi pada minimal bandwidth berapa.

6.      Juga belum dibandingkan efektifitas dan efisiensi dari LBFS ini dengan beberapa file system yang lain yang juga mendukung low-bandwidth.

7.      Jika dapat diimplementasikan secara maksimal, tentunya mekanisme LBFS ini sangat diperlukan pada mobile computing. Sehingga pada saat mobile node berpindah dari satu lokasi ke lokasi yang lain, dimana ada kemungkinan pada saat tertentu akan menemukan network dengan low-bandwidth. Dengan demikian potensi untuk terjadinya diskoneksi dapat ditekan seminim mungkin.

8.      Untuk authentikasi tentunya masih menjadi suatu issue yang penting untuk dibahas berkaitan dengan implementasi LBFS.

9.      Software yang dapat menunjang implementasi dari LBFS ini tentunya juga sangat diperlukan, terutama pada saat proses perhitungan chunk pada tiap file yang ditransmisikan dan juga mengenai proses indexing pada chunk yang telah ditentukan tersebut.

10.  Pada perangkat jaringan tentunya juga harus diperhatikan mengingat disini melibatkan suatu perhitungan yang lumayan rumit. Sehingga harus benar-benar dipilih perangkat yang sesuai atau dapat menunjang LBFS. Biasanya perangkatnya relative lebih mahal jika dibandingkan dengan perangkat jaringan biasa.

 

 

Comment[Lee02b]:

Berkaitan dengan paper "Operation Shipping for Mobile File Systems"dapat saya berikan sedikit komentar diantaranya:

1.      Apakah surrogate atau wakil dari client disini merupakan unit cloning dari client itu sendiri?? Jika ya, lantas apa yang membedakan dengan client yang "asli"??

2.      Bottleneck atau kemacetan yang mirip terjadi seperti yang terjadi pada "leher botol" dapat terjadi pada situasi apa saja??

3.      Jika trafik yang terjadi antara dua jaringan yang berbeda mungkin dapat diatasi dengan membypass jaringan tersebut ke jalur yang berbeda.

4.      Jika mekanisme ini menggunakan application aware concept maka harus disediakan reuter yang dapat mensupport application-aware tersebut.

5.      Dan dari sisi aplikasi atau software yang digunakan juga harus disediakan secara khusus.

6.      Seperti petikan kalimat pada paper "…the surrogate that is strongly connected to the servers. " (Paragraph I, baris 4)  menurut saya, adalah belum tentu "surrogate" yang merupakan wakil dari client juga dapat dipastikan terkoneksi secara maksimal ke server. Bisa jadi keduanya mengalami putus koneksi. Sehingga menyebabkan kegagalan dalam mekanisme ini.

7.      Dalam proses delta shipping, dilakukan untuk mengurangi traffic dengan cara hanya mengirimkan bagian yang baru diupdate saja. Kekhawatiran terjadi manakala proses penggabungan file update-an ini, dimana mungkin saja terjadi kegagalan dalam proses penggabungan. Disamping itu juga harus dipikirkan bahwa tidak cuma satu file saja yang harus digabungkan dengan update terbarunya, tetapi dimungkinkan banyak file yang lain juga, sehingga memperbesar potensi kesalahan.

8.      Dalam mekanisme ini juga melibatkan proses kompresi file yang bertujuan untuk memperkecil ukuran file dengan cara mereduksi bagian yang dianggap sama dalam sebuah file. Sepengetahuan saya dalam proses kompresi ada beberapa method dengan kekurangan dan kelebihan masing-masing. Namun secara umum untuk semua method dalam proses kompresi, ketika dilakukan proses dekompresi tentunya ada kemungkinan kehilangan bagian tertentu dari file atau informasi. Sehingga muncul kekhawatiran dapat terjadi kerusakan atau kehilangan data atau informasi pada paket data yang dikirim.


 

The top resources for math  ---> http://www.Math.com/

No comments:

Post a Comment