Monday, November 30, 2009

[TDJarkom2009][Sesi7][0906503862 - Adi Wibowo] Hightower01, Ward97

[category TDJarkom2009]
[title Adi Wibowo (0906503862) - Hightower01, Ward97]


[Hightower01] Hightower, J., Boriello, G. 

Location Systems for Ubiquitous Computing.

IEEE Computer 33(8), August, 2001. 

 

Location Aware tidak lah mudah diterapkan. Karea banyak sekali aspek yang perlu di ikutserakan dalam service ini.  Misalkan disuatu tempat dengan kordinat tertentu hasil dari pemetaan GPS, belum tentu lokasi tersebut memiliki prilaku/keberadaan yang sama, misalkan sebuah surat di titik kordinat kotak surat, belum tentu berada didalam kotak surat, bisa saja, surat tersebut jatuh dibawahnya,atau diletakan diatasnya, dan kemungkinan yang lain. Hal ini menyebabkan perlunya infomasi tambahan selain lokasi pasti. 

Paper location system for ubiquitos computing mencoba membahas tetang bagaimana hasil survai dan taksonomi yaitu berupa posisi absolut, relatif,  scale, recognition,  dan cost dapat diterapkan dalam location aware di ubiquitos computing. Beberapa contoh aplikasi seperti active Badge, Active Bat, Cicket, RADAR, motionStar Magnetic tracker, easy living, smart floor, dan E911, diperlihatkan dalam paper, tetapi masih memiliki banyak kekurangan dan kelebihan. Dari sisi bentuk  juga masih terlalu besar.

Paling menarik dari paper ini adalah pembahasan tentang ad-hoc location sensing, yang dalam paper lain yaitu Swaroop Venkatesh , R. Michael Buehrer, Multiple-access insights from bounds on sensor localization, Pervasive and Mobile Computing, v.4 n.1, p.33-61, February, 2008, yang membahas tentang penggunaan ad-hoc location-aware sensor networks untuk presisi ketepatan untuk location aware.

Saat ini perangkat yang telah di lengkapai dengan GPS telah banyak tersedia, sehingga sebenarnya sangat dimungkinkan location aware dapat dilakukan dengan mengkombinasi pemerolehan posisi dengan prilaku dari user tersebut, seprti paper sebelumnya yaitu Choudhury, T., Borriello, G., Consolvo, S., Haehnel, D., Harrison, B., Hemingway, B., Hightower, J., Klasnja, P., Koscher, K., LaMarca, A., Landay, J., LeGrand, L., Lester, J., Rahimi, A., Rea, A., Wyatt,D. The Mobile Sensing Platform: An Embedded Activity Recognition System. IEEE Pervasive Computing 7(2), April-June, 2008. Dimana berusaha digabungkan antara Activity Rrecogniting System dengan Location Aware dapat dikombinasikan sehingga diperoleh informasi yang lengkap untuk location aware itu sendiri.

 

[Ward97] Ward, A., Jones, A., Hopper, A.

A New Location Technique for the Active Office.

IEEE Personal Communications 4(5), October, 1997. 

 

Hampir sebagian besar mengkonfigurasi peralatan sesuai dengan kebutuhan dan tempat memerlukan waktu yang cukup banyak dan juga memerlukan sumber daya yang lebih. Dalam paper ini mencoba untuk membahas bagaimana sebuah perankat komputer dapat menyesuaikan konfigurasi mereka berdasarkan konteks user dan lingkungan. Dalam mementukan konteks, digunakan input dari sensor system di sekitar, dan beradaptasi terhadap perubahan tersebut. Yang menarik dari paper ini adalah pada tahun tersebut akan dicoba diaplikasikan pada Active Badge, dan ide interactive office yang menurut saya sangat futuristik untuk tahun tersebut, walaupun masih dalam tahapan pengembangan di laboratorium.

Dengan perkembangan yang sangat pesar untuk sensor network seperti RFID, maka location aware sangat mungkin dikembangkan di indonesia, terutama dapat digunakan untuk fasilitas absensi dan security. Dengan harga sensor network yang sudah mulai murah, maka sangat perlu dikembangkan untuk kebutuhan spesifik di indonesia.

Dan yang menarik lagi adalah location aware dapat dikembangkan menggunakan virtual social network yang saat ini sedang booming. Seperti penjelasan pada paper Location-based social network services employing student cards for university. Daisuke Yamamoto, et all . Nagoya Institute of Technlogy, Showa-ku, Nagoya, Aichi, Japan. Proceedings of the 2009 International Workshop on Location Based Social Networks. Mengembangkan menggunakan social network service dengan facebook, twiter dan lain, lain. Sehingga dimungkinkan location aware tanpa mengembangkan embeded system yang sulit.

 Adi Wibowo

 


No comments:

Post a Comment