Sunday, November 29, 2009

[TDJarkom2009][Sesi7][906503780-I Gusti Agung Gede Arya Kadyanan]Mulloni09, Lee02a

[category TDJarkom2009]

[title I Gusti Agung Gede Arya Kadyanan(906503780) – Mulloni09, Lee02a]

 [Mulloni09]:

Berikut adalah beberapa hal yang dirasa perlu untuk diperhatikan berkaitan dengan paper "Indoor Positioning and Navigation with Camera Phones"  dapat dijelaskan sebagai berikut:

1.      Berkaitan dengan tema location and context aware dalam paper ini dibahas mengenai penentuan posisi dan navigasi dalam ruangan. Dimana sebelumnya telah dijelaskan pula berkaitan dengan kelemahan GPS-based navigation system yang memiliki kelemahan yaitu hanya effectif untuk luar ruangan saja karena signal dari satelit tidak dapat menjangkau sampai kedalam bangunan. Begitu pula dengan perangkat sensor walaupun telah berkembang dengan sangat pesat namun membutuhkan infrastructure yang permanent, biaya yang besar, konsumsi power yang tinggi. Tentunya hal tersebut harus dihindari sebisa mungkin dengan mencari alternative untuk system navigasi dan sensor dengan biaya dan kebutuhan power yang rendah.

2.      Akhirnya dipilihlah camera siap pakai pada handphone untuk penentu posisi dan navigasi dalam ruangan, selain harganya relative lebih murah dengan kebutuhan power yang rendah, keberadaan perangkat ini juga dapat lebih flexible karena tidak harus diposisikan secara fix disuatu lokasi tertentu. Namun perlu tambahan satu lagi berupa fiduciary marker yaitu berupa suatu lambang yang disebar dibeberapa lokasi tertentu. Dengan sebuah handphone berkamera yang sudah terinstal aplikasi signpost, maka kita dapat melakukan navigasi dengan memotret logo tersebut sehingga akan muncul penjelasannya secara detail pada handphone tersebut.

3.      Sebagai suatu pertimbangan khusus, dalam hal pemilihan solusi berkaitan dengan teknologi, diharapkan dapat dipilih sesuatu yang benar-benar meresap dan berada dimana-mana atau bahkan kita sebagai pengguna hampir tidak merasakan keberadaannya walaupun perangkat tersebut menyertai kita. Nah dalam kasus ini dengan dipilihnya handphone sebagai solusi dalam penentuan posisi dan navigasi dalam ruangan kiranya dapat memenuhi criteria "meresap dan berada dimana-mana".

4.      Untuk kebutuhan akan perangkat yang berkaitan dengan penentu posisi dan navigasi, diharapkan dapat memberikan hasil yang akurat dan tepat waktu/ accuracy and real time. Adapun kelemahan dari camera handphone terkadang adalah terjadinya low-reliability ketika mengcapture fiduciary marker yang dikarenakan antara LCD atau secara tampilan/resolusi tidak presisi dengan aplikasi pada handphone tersebut sehingga terjadi gap yang terjadi antara tampilan dengan titik ordinat yang sebenarnya. Atau dengan kata lain antara software dengan kamera handphone tidak matching. Sehingga seringkali memberikan informasi ordinat yang salah.

5.      Bagaimana jika kita berada dalam lingkungan dengan intensitas pencahayaan yang rendah? Harusnya tiap kamera handphone dilengkapi dengan standard digital flash/light.

6.      Karena tidak bersifat continuous, sehingga metode ini tidak akan mengganggu privasi kita sebagai client/user.

7.      Ada sedikit kelemahan yaitu ketika kita harus mencari letak dari suatu Fiduciary marker, sehingga mengharuskan kita melakukan sedikit usaha pencarian disekitar lokasi.

 

 [Lee02a]:

Berkaitan dengan paper "Activity and Location Recognition Using Wearable Sensors" dapat saya berikan sedikit komentar diantaranya:

1.      Masih dalam topic yang sama yaitu "pervasive and context aware computing" dimana dalam paper ini pembahasannya tidak hanya untuk mendeteksi posisi seseorang tetapi juga mendapatkan informasi yang lebih detail seperti gerakan, arah gerakan/transisinya sampai dengan gerakan berjalannya.

2.      Berkaitan dengan perangkat yang digunakan, saya rasa harus dibuat secara khusus/ didesaign secara khusus sehingga dikhawatirkan akan memakan biaya yang sangat besar. Mungkin untuk solusi diusahakan agar memanfaatkan perangkat yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari seperti handphone dan lain sebagainya sehingga dapat lebih "meresap" keberadaannya.

3.      Issue mengenai penggunaan daya listrik juga tak kalah penting dan menarik untuk dibahas.

4.      Kenyamanan tentunya menjadi suatu masalah yang sangat penting untuk diperhatikan, tidak saja dalam hal pemakaian tetapi juga beban yang harus ditanggung oleh si pengguna ketika mengenakan wearable computer ini, jangan sampai perangkat ini dapat menyebabkan stress atau bahkan depresi bagi penggunanya.

5.      Privasi adalah hal yang sangat crusial, karena ini menyangkut pribadi seseorang. Sebagai solusi untuk mengatasi hal ini sebaiknya dilengkapi dengan pemilihan "mode" misalkan "mode enable" dan "mode disable". Karena penggunaan dari perangkat ini haruslah disesuaikan dengan contextnya.

6.      Membuat sebuah aplikasi yang mendukung context aware merupakan suatu tantangan tersendiri terlebih lagi akan dipergunakan untuk suatu perhitungan yang bersifat detil dan presisi yaitu berkaitan dengan lokasi dan gerak seseorang. Sedangkan standardisasi untuk parameter context  sendiri belum ada sampai saat ini. Sehingga untuk solusi perlu kiranya dibuat sebuah schema yang bersifat comprehensive untuk dapat menggambarkan pemetaan suatu characteristic dari context itu sendiri.

7.      Display perangkat yang sangat kecil tentunya akan menjadi masalah pada saat pengoperasian perangkat ini, sehingga sebaiknya dibuat perangkat yang tidak selalu menggandalkan user interface dari monitor saja(misalkan graphic karena terkadang susah untuk membacanya) dan sebaiknya dipilih perangkat yang kiranya sangat dekat dengan alat-alat kebutuhan sehari-hari.

8.      Untuk saran mungkin dapat ditingkatkan mengenai kemampuan system ini untuk mendeteksi berbagai macam gerakan, tidak hanya gerakan kedepan saja tetapi langkah mundur dan memutar juga bakal menjadi suatu tantangan tersendiri.

9.      Untuk wearable sensor, kiranya dapat dipilih ZigBee terkait dengan ukuran, harga, low-power consumtion, dan beberapa kelebihan lainnya jika dibandingkan dengan sensor lainnya yang sejenis. Dari ZigBee dapat dilakukan modifikasi seperlunya, sehingga bersifat flexible sesuai keperluan.

.::I Gusti Agung Gede Arya Kadyanan::.


 

The top resources for math  ---> http://www.Math.com/

No comments:

Post a Comment