[title Bayu Distiawan (0906644511) - Noble97, Flinn99]
Paper berjudul Agile Application-Aware Adaptation for Mobility yang
ditulis oleh Brian D Noble ini banyak bercerita mengenai sebuah sistem
yang dikembangkan untuk memberikan automatic adaptation sebuah device
berdasarkan environment yang ada di sekitar device. Sistem ini akan
mengatur perilaku aplikasi yang berjalan pada sebuah device berdasarkan
kondisi environment sekitar untuk mendapatkan performa yang maksimal dari
kinerja aplikasi pada device tersebut. Untuk dapat merealisasikan hal
tersebut tentu harus didukung oleh environment sekitar yang menyediakan
layanan dengan berbagai versi sesuai dengan kondisi environment yang ada.
Fokus dari Agile Application-Aware Adaptation for Mobility tentu ada pada
masalah kontrol. Seberapa jauh agent atau sistem yang ada dapat mengontrol
sebuah mobile device untuk mendapatkan performa yang maksimal haruslah
tidak melupakan preferensi dari user itu sendiri. Tentu ini menjadi trade
off yang tidak dapat dihindarkan, tentu untuk mendapatkan sistem yang
pervasive, maka agent atau sistem harus diberikan kontrol yang besar,
namun hal itu akan memperkecil preferensi yang dimiliki oleh user. Tentu
sistem yang baik adalah sistem yang mampu memberi keseimbangan kontrol
dari user maupun sistem itu sendiri.
Permasalahan pemilihan aspek yang akan dioptimalkan juga menjadi isu
tersendiri yang ada dalam Agile Application-Aware Adaptation for Mobility.
Sebagai contoh pemilihan apakah sebuah sistem harus mempertahankan
kekuatan signal untuk mendapatkan bandwith yang maksimal dengan resiko
baterai akan cepat habis, atau mempertahankan battery life supaya user
masih dapat menggunakan device untuk keperluan lain dengan resiko
mendapatkan signal yang lemah. Pemilihan aspek-aspek seperti itu harus
dipertimbangkan juga jika perlu harus disesuaikan dengan kebiasaan user,
artinya agent yang ada harus mempelajari kebiasaan dari user.
Paper kedua mengenai Energy Aware adaptation for Mobile Applications yang
ditulis Jason Flinn banyak menceritakan menginai sistem yang dikembangkan
untuk dapat menghitung perkiraan supply dan demand dari power usage untuk
mengoptimalkan battery power pada sebuah device.Sistem yang dibuat untuk
Energy Aware adaptation for Mobile Applications ini menghitung kebutuhan
energi dari beberapa aplikasi yang berjalan dan memperhitungkan dengan
persediaan yang masih dimiliki oleh sebuah device untuk dapat mengatur
penggunaan resource device sehingga didapatkan penggunaan energi yang
optimal. Dengan mengoptimalkan penggunaan resource dari perkiraan
penggunaan energi pada sebuah aplikasi ini juga dapat memberikan
penghematan energi yang cukup baik sehingga dapat baterai akan lebih tahan
lama.
Isu menarik yang bisa muncul dari Energy Aware adaptation for Mobile
Applications ini adalah penggabungan dengan smart sapce. Nantinya dengan
adanya smart sapece dimana sebuah device dapat memberikan sebagian proses
komputasinya pada resource yang ada di smart sapce seharusnya dapat
meringankan beban komputasi dari device itu sendiri. dengan adanya proses
tersebut, tentunya harus ada sinkronisasi dengan Energy Aware adaptation
for Mobile Applications system yang ada, sehingga proses komputasi yang
dijalankan oleh sebuah aplikasi dapat lebih optimal.
hal lain yang terkait dengan Energy Aware adaptation for Mobile
Applications ini adalah sumber energi cadangan yang ada pada sebuah
device. Dengan adanya energi cadangan seperti sel surya yang terpasang
pada sebuah mobile device tentunya dapat memberikan keleluasaan bagi
sebuah aplikasi yang berjalan pada sebuah mobile device. Apakah hal
tersebut dapat mengurangi kontrol dari Energy Aware adaptation for Mobile
Applications ini.
No comments:
Post a Comment