[category TDJarkom2009]
[title Adi Wibowo(0906503862) - Haartsen00, Ribeiro05]
Paper : Bringing Wireless Access to the Automobile: A Comparison of Wi-Fi, WiMAX,MBWA, and 3G. In Proceedings of the 21st annual Rensselaer at Hartford Computer Science Conference.Hartford, CT, April, 2005.
MBWA, WiMAX menjadi topik menarik sejak awal tahun 2004. Kontroversi mengenai keuntungan dan kerugian dari Wi-Fi, WiMAX,MBWA, dan 3G secara bersama-sama dengan maraknya pemasok peralatan serrta operator telekomunikasi yang saling bersaing untuk memperebutkan pasar di Broadband Internet. Masing masing teknologi telah memiliki standar yang sangat komplit, walaupun beberapa masih dalam pengembangan. Update yang cepat dan kemajuan dari masing-masing teknologi menuntut kita untuk selalu memperbaharui informasi terkini.
Dari segi pasar indonesia, Wi-Fi dan 3G telah mendahului terjunn ke masyarakat daripada WiMAX dan MBWA yang peraturan dan tender baru selesai dilelangkan, dan masih terdapat penyempurnaan aturan penyelenggaraan koneksi menggunakan WiMAX dan MBWA (sumber : http://gatra.com/artikel.php?id=122287). Walapun aturan baru disyahkan tetapi beberapa pihak teleh menggunakan WiMAX dengan berbagai alasan, seperti penelitian, pengujian dan lain-lain.
Dalam paper ini keempat teknologi tersebut dibandingkan menggunakan 5 kriteria yaitu kinerja, cakupan wilayah, kehandalan, keamanan, dan mobilitas. Secara garis besar tidak ada teknologi yang dapat menyediakan solusi lengkap untuk Mobile Network. Saya sangat sepakat dengan kesimpulan yang disampaikan bahwa teknologi dirancang dan dibuat untuk melengkapi satau dengan yang lain, oleh karena itu kombinasi bersama-sama dapat untuk mendukung mobilitas yang tinggi. Oleh karena itu diperluka pembahasan hubungan kerjasama antara WiMAX, WBWA, WLAN dan 3G dari berbagai aspek, seperti standar teknis, status saat ini dan masa depan tren, orientasi pemasaran, dll. Dengan kerjasama ini dimungkinkan 4G cepat terlaksana dengan dual mode komunikasi saat ini, akses data dapat memenuhi mobilitas yang tinggi (Sumber http://news.zdnet.co.uk/communications/0,1000000085,39384063,00.htm).
Selain itu diharapkan penerapan salah satu teknologi di indonesia jangan sampai langsung mengganti dengan yang baru, dikarenakan aspek biaya dan kebutuhan harus diperhatikan dan dipastikan penggunaan yang tepat untuk setiap teknologi.
Paper :The Bluetooth Radio System. Haartsen, J.C.
IEEE Personal Communications 7(1), February, 2000.
Jaap C. Haartsen et. Al dalam papernya The Bluetooth Radio System memaparkan ide penggunaan blutooth dalam wireless commuication. Dalam paper tersebut, Haartsen menjelaskan tentang spesifikasi, arsitektur baik hw/maupun sw/, serta penggunaannya, terutama dalah hal ad-hoc radio connectifity. Secara garis besar, bluethoot telah menjadi salahsatu motor untuk tumbuh kembangnya teknologi Personal Area Network, yang saat ini sedang berkembang cukup pesat, terutama untuk komunikasi data berukuran kecil dengan daya kosumsi listrik kecil juga, seperti zigbee,jine, dan lain-lain. Teknologi berkembang sangat cepat, dimana setelah 9 tahun paper dipublikasikan, pengaplikasian bluethooth menjadi standarisasi industri tersendiri. Misalnya, bluetooth ditemukan dalam komunikasi wireless handphone, laptop, bahkan pada paper John Chung Lee, wiimote menggunakan blutooth untuk hacking sistem wii ke pc, sehingga dimungkinkan kembali pengembangan penggunaan bluethoot secara luas.
No comments:
Post a Comment