Monday, November 23, 2009

[TDJarkom2009][Sesi5][0906503805-Jan Peter Alexander] Pillai01,Sorber05

[category TDJarkom2009]
[title Jan Peter Alexander(0906503805) - Pillai01,Sorber05]

[Pillai01]
Penggunaan DVS (Dynamic Voltage Scalling) sudah menjadi hal yang lumrah dalam dunia perangkat bergerak dan embeded (terpasang?). Teknologi ini memungkinkan prosesor untuk menurunkan kemampuannya demi menghemat daya. Teknologi seperti AMD Now! dan Intel Sidespeed adalah salah satu contoh kapabilitas yang disediakan oleh produsen prosesor.

Tantangan yang dialami oleh sistem realtime adalah bagaimana menerapkan konservasi energi melalui Dynamic Voltage Scalling. Dalam [Pillai01] disebutkan bahwa ada dua cara menyimpan, yakni dengan menyediakan waktu untuk komputasi dan menerapkan waktu untuk menghemat. Batasan yang diambil adalah proses realtime selalu memiliki waktu yang terukur dalam penggunaan siklus proses (process cycle).

Tentunya, permasalahan dari aplikasi realtime adalah kebanyakan mereka adalah aplikasi yang atomik (harus dieksekusi terus menerus). Penerapan batasan pemrosesan yang salah dapat menyebabkan sebuah situasi yang datanya mengalami korupsi akibat pemrosesan yang belum selesai sudah dihentikan (pre-empt). Hal ini dapat terjadi jika sebuah proses yang memerlukan komputasi banyak diberikan daya yang tidak seharusnya.

Masalah-masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan metode yang termodifikasi, misalnya memberikan grace computation time kepada proses yang sedang yang berjalan. Kepintaran sistem operasi juga perlu untuk mengatasi spinlock yang berlebihan di dalam kernel dan sebisa mungkin menggunakan interrupt sebagai salah satu mekanisme dalam menguranginya. Hal yang perlu diatasi adalah juga bagaimana agar menjaga proses-proses yang tidak realtime agar tidak terjadi kelaparan.

--------------------------

[Sorber05]
Sistem Turducken adalah sebuah teknologi arsitektur komputer untuk menghemat daya perangkat bergerak. Permasalah yang dihadapi adalah sering kali sebuah laptop memiliki catu daya yang terbatas karena konsumsi daya yang banyak. Arsitektur prosesor x86 yang ada saat penulisan [Sorber05] menjadi penyebab pemborosan. Dengan berkembangnya prosesor khusus untuk perangkat bergerak seperti StrongARM, maka komputasi dapat diserahkan kepada arsitektur tersebut.

Penggunaan ini tentunya memerlukan perubahan terhadap aplikasi yang terpakai. Arsitektur dari Turducken yang dikembangkan saat penulisan [Sorber05] menyatukan 3 perangkat yang bekerja sendiri-sendiri, yakni smart phone, laptop, dan sebuah papan AT. Sehingga penggunaannya harus diselaraskan.

Turducken berusaha mengambil hal-hal terbaik dari ketiga sistem (papan AT, smart phone, dan laptop), tetapi membuat kompleksitas dalam hal aplikasi dalam proses sinkronisasi. Selain itu, berat keseluruhan dari perangkat Turducken sangat berat mengingat ketiga perangkat tersebut adalah masing-masing sebuah mesin komputasi. Alangkah lebih baik jika perangkat-perangkat ini menjadi satu.

Perangkat StrongARM dapat dibenamkan ke dalam laptop sebagai board tambahan dan diatur oleh pengubahan BIOS. Dengan driver kernel Linux yang terkustomisasi, hal tersebut dapat dicapai dalam tingkat sistem operasi. Dengan kustomisasi BIOS, bisa saja perangkat StrongARM mengemulasi ACPI. Bahkan, bisa saja proses penataran berlangsung agresif, yakni saat lid dibuka (laptop dibuka oleh pengguna).

Tentunya, saat ini dunia sudah berubah dan produsen perangkat keras sudah mengarahkan produknya ke arah perangkat hemat energi, misalnya Intel dengan Atom. Peningkatan komputasi dan penurunan biaya daya per prosesor juga membuat prosesor khusus untuk perangkat bergerak menjadi lebih kuat. Sebuah prosesor ARM Cortex A8, sebagai contoh, dapat menjalankan sebuah sistem operasi dan menghadirkan lingkungan desktop dengan daya yang rendah. Bisa jadi, apa bila sistem ini diadu dengan sistem Turducken, mereka bisa menjadi lebih optimal.

Tetapi, ide tentang menggunakan prosesor khusus yang lebih rendah biaya daya yang diperlukan adalah ide yang baik. Bisa jadi, dengan sebuah prosesor khusus, maka daya bisa dihemat lebih baik. Hal ini tentunya memerlukan sebuah modifikasi dalam perangkat yang ada. Ini adalah sesuatu yang lebih mungkin bagi perangkat bergerak dibandingkan dengan saudaranya, PC, yang sudah sangat terstandarisasi.


No comments:

Post a Comment