[category TDJarkom2009]
[title Revaldo Ilfestra Metzi Zen(0906503856) - iyer03, philipose05]
Energy-Adaptive Display System Designs for Future Mobile Environments [iyer03]
Paper ini membahas tentang membentuk suatu sistem display yang menghemat energi. Hal ini disebabkan karena display adalah salah satu komponen dalam sistem yang cepat menghabiskan baterai. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa display menghabiskan baterai lebih dari 50% dibanding dengan komponen yang lain. Pendekatan yang sebelumnya adalah dengan kualitas yang lebih rendah atau membuat screen size yang lebih kecil. Penulis paper ini menyarankan menggunakan Organic Light Emitting Diodes (OLED) yang low power dan Software bernama Dark Windows yang mengatur sistem displaynya.
Dalam paper ini disebutkan bahwa screen yang digunakan orang biasanya hanya 60%, secara teknis penghitungannya dijelaskan secara lengkap di dalam paper. Software Dark Windows ini bekerja mengoptimisasi penggunaan energi dari screen dengan mengapproksimasi active area yang user gunakan. Software ini akan merubah tingkat keterangan dan warna dari screen yang tidak digunakan oleh user. Hasilnya bahwa software ini cukup besar mengurangi tingkat penggunaan baterai. Software ini menggunakan 4 tipe dalam mengurangi tingkat kecerahan, yaitu Fully Dim, Half Dim, Grayscale dan Green Scale. Software ini memberikan hasil yang signifkan jika Display yang digunakan adalah OLED, karena OLED mencapai 30% pengurangan energi dibanding dengan LCD.
Dengan semakin berkembangnya Mobile Device, maka dibutuhkan mobile device yang tahan lama.Teknologi akan terus berkembang, baik dalam hardware dan software. Dalam Hardware dapat dikembangkan sebuah baterai yang tahan lama dan sebuah display yang hemat energi, sementara untuk software dibutuhkan sebuah program yang mengoptimisasi penggunaan baterai yang tidak mengganggu kenyamanan pengguna. Diharapkan akan muncul metode-metode optimisasi yang lain yang lebih menghemat energi.
Battery-Free Wireless Identification and Sensing [philipose05]
Paper ini membahas tentang bagaimana membangun suatu device sensor yang low energy dan low cost. Penulis paper ini menyebutkan ada suatu proyek bernama Wireless Identification and Sensing Platform(WISP) yang meneliti tentang masalah tersebut. Pada saat mendatang device ini akan diembedded kan ke berbagai device untuk pengidentifkasian device tersebut.
Salah satu implementasinya adalah caregiving for elders dan Best-Known method management. Caregiving for elders adalah bagaimana kita mengerti tentang keadaan manula yang memerlukan kita selalu berada di dekatnya sehingga kita tahu bagaimana kebiasaannya. Dengan menggunakan wisp ini diharapkan tidak dibutuhkan lagi seharian kita bersama manula tersebut, karena wisp tadi akan mensensor apa yang dilakukan manula itu terhadap alat-alat sekitarnya. Best Known method management sangat berguna untuk perindustrian, sehingga alat-alat di perindustrian dapat dimonitor secara berkala dan bekerja secara optimal dengan menggunakan wisp ini. Proactivity merupakan salah satu yang ingin dituju pada pervasive computing. Device di sekitar kita akan bekerja secara automatis, sesuai dengan interaksi kita dengan mereka. Wisp ini akan diembed semua alat di sekitar kita, dengan begitu ada suatu alat yang memonitor alat tersebut dan interaksi kita dengan alat tersebut, kemudian alat tersebut memberikan saran kepada kita apa yang harus dilakukan kita.
Salah satu masalah yang dihadapi wisp ini adalah masalah harga, dengan mengembedkan semua barang dengan wisp, maka dibutuhkan suatu biaya tambahan terhadap pembuatan barang tersebut, sehingga dibutuhkan harga yang lebih mahal. Kemudian masalah yang lain adalah wisp ini tidak dapat berkerja dengan baik ketika berada pada lingkungan yang banyak besinya. Ketika wisp ini dideploy secara banyak pada device lain, maka kecepatan membaca dari sensor readingnya berkurang drastis, ini juga salah satu kekurangan dari wisp. Diharapakan dalam masa mendatang kendala-kendala ini dapat teratasi sehingga pervasive computing dapat terwujud.
No comments:
Post a Comment