Tuesday, November 10, 2009

[TDJarkom2009][Sesi2][906503780-I Gusti Agung Gede Arya Kadyanan]Smailagic02,Zieniewicz02

[category TDJarkom2009]

[title I Gusti Agung Gede Arya Kadyanan(906503780) - Smailagic02, Zieniewicz02]

Kritik untuk paper [Smailagic02]:

  1. Masih belum jelas tentang protocol yang diadopsi untuk bisa merealisasikan desain yang baik dari "wearable and context aware computers"
  2. Sebaiknya dibahas mengenai Human Computer Interaction (HCI) berkaitan dengan topic ini seperti:
    1. Didasarkan pada User Centered Design : Harus didasarkan pada kebutuhan user, bukan didasarkan pada pandangan developer.
    2. Usability , harus benar2 berguna bagi yang memakai/berbasis fungsi.
    3. User friendly/gampang digunakan,
    4. What You See What You Get (WYSWYG), artinya begitu melihat langsung bisa menggunakan/mengoperasikannya.
  3. Karena user interface dari wearable computer sangat kecil mungkin akan menimbulkan masalah seperti misalnya ukuran LCD yang kecil akan sulit untuk dilihat dengan jelas.
  4. Perangkat ini menggantungkan hidupnya pada tenaga battery sehingga ini masih menjadi masalah utama, mengingat daya tahan battery maksimal Cuma 5 jam.
  5. Masih belum dibahas rancangan yang robust terhadap gangguan pada lingkungan sekitar seperti panas, cuaca, dan transmission interference, benturan benda keras, cairan. Misalnya bentuknya berupa pakaian, harusnya tidak akan rusak apabila dicuci.
  6. Karena wearable and context aware computer sangat banyak, mungkin ini butuh desain platform yang benar2 universal sifatnya.
  7. Mekanisme penanganan traffic jaringan belum juga dibahas.
  8. Belum diperhatikan mengenai mapping dari setiap hardware secara virtual dengan wireless infrastructure ke protocol aplikasi dan juga device.
  9. Dalam hal ini juga belum dibahas mengenai kesesuaian aplikasi dalam mensupport disappearing hardware.
  10. Harus digunakan bahan yang ramah lingkungan dan tidak mengganggu kesehatan.
  11. Bagaimana dengan regulasi transmisi jaringan dari pemerintah, bukankah yang satu ini sering jadi penghambat ketika kita ingin implementasi sesuatu??
  12. Sepengetahuan saya, jika kita mengenakan wearable computers akan sedikit merepotkan apabila kita sedang berada di bandara, karena bisa dicurigai sebagai terrorist.

Saran:

  1. Agar tidak menggantungkan kebutuhan power pada battery, mungkin berikut ini bisa jadi solusi:
    1. Membuat system energi alternative dari panas tubuh yang dihasilkan dari manusia yang memakainya.
    2. Memanfaatkan energi kinetic (berdasarkan potensial gerak) dari tubuh manusia. Contoh: beberapa merek arloji sudah pakai system ini.
    3. Memanfaatkan energi denyut nadi/jantung untuk pembangkit sumber daya. Contoh: Arloji Swats
    4. Atau dari solar cell.
  2. Ketika dibutuhkan sensor network, mungkin Zigbee bisa jadi solusi mengingat ukuran yang kecil, fitur yang banyak, dan kebutuhan sumber daya yang kecil.
  3. Untuk kebutuhan yang sifatnya rahasia, mungkin bisa dirancang wearable computers yang dapat menyatu dengan jaringan tubuh, seperti bisa mirip seperti gigi, mirip bola mata.

Kritik untuk paper [Zieniewicz02]: 

  1. Tentunya secara umum komentar saya tentang paper yang kedua ini mirip dengan yang pertama yaitu masih menyoroti masalah Human Computer Interaction (HCI), yang harusnya bisa disesuaikan dengan kondisi fisik dan SDM dari tentara. Terutama kemudahan untuk digunakan, karena seorang tentara bukanlah seorang programmer yang paham betul dengan computer. Jadi disain dari army wearable computer ini harus dibuat sedemikian hingga gampang untuk digunakan. Jangan sampai tentara jadi stress karena harus belajar computer, tetapi harus merasa terbantu dengan army wearable computer ini.
  2. Bagaimana dengan pemilihan media storage yang robust?? Karena medan perang sangat sering terjadi benturan, gesekan ,ledakan dll. Sebaiknya digunakan media storage yang berbentuk padat mirip mekanisme solid state pada flashdisk, bukan seperti hardisk yang berupa cakram berputar.
  3. Dalam paper ini belum dijelaskan mengenai pemanfaatan sensor network, padahal untuk keperluan prajurit perang sangat dibutuhkan sensor network sbgai salah satu perangkat untuk monitoring di medan tempur.
  4. Dengan menggunakan media computer di medan perang tentunya akan sangat mudah terpantau oleh radar musuh, sehingga perlu dipikirkan solusi lebih lanjut mengenai secret and security.
  5. Belum dibahas tentang pemilihan protocol, platform, dan aplikasi yang handal untuk army wearable computer. Walaupun sudah sempat dibahas mengenai OS dan aplikasi, namun belum berhasil dibuat yang benar2 universal dan robust.
  6. Harus dipikirkan dampaknya, karena prajurit jadi ketergantungan dengan keberadaan perangkat ini.
  7. Future work: mungkin bisa dipikirkan untuk masa mendatang tentang "invisible army wearable computers" yang berfungsi untuk membantu kamuflase seorang prajurit.

 

The top resources for math  ---> http://www.Math.com/

1 comment:

  1. Sejauh mana sih, sebenarnya pengamanan fisik untuk sensor itu sendiri? Sensor kan seolah-olah seperti mata-mata yang tidak hidup, sehingga perlindungan fisiknnya perlu perhatian juga.

    ReplyDelete